callistarecording.com

Margonda raya street 460 Showroom Bajaj lt.2 Depok Telp.(021) 93065629 or (021) 77 212666

1 2 3 4

Banyaknya pagelaran musik live membuat kita jadi mulai memilah dan memilih hasil mixing yang paling baik dan paling ideal, paling tidak menurut diri kita sendiri. Terlepas bagaimana rumitnya hal teknis yang terjadi di FOH, esensi mixing live itu sendiri adalah memberi suguhan musik yang enak untuk didengar.

 

Sangat jelas bahwa seorang mixing engineer yang biasanya juga adalah FOH engineer, harus menguasai penggunaan perangkat yang terpasang di FOH. Selain itu, seorang mixing engineer juga sebaiknya mengerti hal-hal mendasar dari teori audio. Hal ini yang nantinya akan memudahkan pekerjaannya me-mixing dalam situasi live. Hanya saja, me-mixing itu sendiri tak lagi berkutat cuma seputar masalah teknis dan teori audio saja. Mixing sudah melewati semua batas itu, dan cenderung lebih berat ke unsur ‘seninya', di mana tatanan teori dan hal-hal teknis lebih sering hanya sebagai pendukung saja.

Mixing, dalam dunia live maupun rekaman, memiliki tujuan yang sama. Yakni, membuat musik menjadi lebih enak untuk didengar. Sementara untuk sebuah hasil mixing yang bisa dikategorikan ‘enak’, hampir tak ada parameter teknis yang bisa menjadi acuan. Karena 'enak' lebih kepada selera masing-masing pendengar. Jadi, ‘enak’ juga adalah hal yang sangat relatif. Tetapi lebih gampangnya adalah, kalau dari 10 orang pendengar dan 2 orang diantaranya menyatakan hasil mixing-nya 'enak', maka hasil mixing itu bisa dikatakan berhasil.

Kenali Musiknya
Untuk menghasilkan mixing live yang baik, idealnya seorang mixing engineer harus tahu dan kenal terhadap musik yang akan di-mixing-nya. Misalnya Anda adalah mixing engineer untuk sebuah kafe yang menampilkan sebuah band. Makin sering Anda menangani band tersebut, maka Anda akan semakin kenal dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh band itu. Maka semakin baik pulalah hasil mixing Anda. Bukan tak mungkin, Anda akhirnya mulai melakukan eksperimen untuk membuat hasil mixing yang lebih dramatis.

Bila suatu ketika seorang engineer dipanggil secara mendadak untuk menjadi mixing engineer sebuah band yang belum pernah Anda tangani sebelumnya, maka segeralah mencari tahu musik apa dan lagu-lagu seperti apa yang dimainkan oleh band tersebut. Cari segera CD-nya bila band tersebut sudah memiliki album yang dipasarkan. Atau, sempatkan ikut dalam sesi latihan band tersebut sebelum tampil secara live. Atau seburuk-buruknya, minta waktu soundcheck yang agak lebih banyak untuk menyesuaikan diri.

Hal di atas juga berlaku untuk band yang belum memiliki album rekaman. Yakinkan dengan pasti, lagu-lagu apa saja yang akan dimainkan oleh band tersebut, dan ikutlah dalam sesi latihannya.

Source :Artikel Lengkap Baca AudioPro Edisi 10 Oktober-November 2010